Slanker dari Hong Kong

Veve kembali menulis surat dari Hong Kong, kali ini dia bercerita tentang pengalamannya menonton grup legendaris Slank beraksi di sana. Selamat membaca…

 

Selama saya tinggal di Hong Kong dua setengah tahun, ini ke dua kalinya saya tahu Slank datang dan manggung.

Disponsori Telin (Telkom Indonesia) dan didukung oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia, konser diadakan dua kali pada hari Minggu, 7 Desember 2014. Sempat bertemu dengan seorang panitia konser, Ibu ini menjelaskan kenapa sampai dibikin dua kali pementasan: karena Slanker di HK banyak banget. Kalau dibuat hanya sekali, stadionnya nggak cukup menampung Slanker-slanker yang mayoritas perempuan ini. Slanky wangi, gitu kabarnya kata yang cocok untuk menyebut Slanker perempuan.

Coba bayangkan jumlah Buruh Migran Indonesia (BMI) atau yang kita kenal sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja sebagai domestic helper di Hong Kong sekitar 150.000 orang. Mereka itulah sebagian besar dari Slanker yang memadati stadion. Mana cukup stadion Queen Elizabeth di Wan Chai menampung penonton sebanyak itu.

Oh ya, untuk informasi, semua acara yang ditujukan untuk rekan-rekan BMI di Hong Kong pasti diadakan pada hari Minggu, karena di hari itulah sebagian dari mereka libur.

Atas kebaikan temannya teman, saya kebagian tiket gratis nonton konser Slank sesi kedua yang dimulai jam 16.30. Alamak, itu antrian masuk stadion panjang banget! Sampai belok mutar ke jalan sebelahnya.

Terus terang, nonton konser band Indonesia lebih enak di Hong Kong dari pada di Jakarta. Segalanya lebih nyaman di sini. Misalnya, pemilihan stadion di tengah kota yang mudah dijangkau dengan MTR/bis/taksi, keamanan terjamin karena nggak tahu kenapa penonton Indonesia kalau diluar negeri lebih disiplin karena takut juga sama petugas keamanan, ehem… terus kalau buat saya pribadi, saya bersyukur punya teman-teman yang baik yang dengan senang hati berbagi tiket. Alhamdulillah. Ada lagi nilai tambah, yang kalau dapat namanya rejeki, kalaupun tidak ya nggak masalah – saya dan teman-teman bisa foto bareng sama personel band yang datang!

Penulis (syal biru) dengan personil Slank

 

Dicatat ya! Cuma di Hong Kong! Acara konser band apapun aliran musiknya pasti dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Karena saya nonton di sesi kedua, mike langsung disamber sama Kaka. Saya yakin di sesi pertama mereka udah nyanyi. Tapi tahun lalu waktu saya nonton konser mereka di Southorn Stadium Wan Chai bulan Maret 2013, dan waktu saya nonton konser Gigi bulan Maret 2014 plus waktu saya nonton konser Ari Lasso bulan Oktober 2014 lalu – penonton berdiri dan nyanyi Indonesia Raya. Teman saya tanya: “Hafal nggak?” Saya jawab: “Excuse me! Hafal luar kepala”… Teman saya yang tanya itu, setelah selesai nyanyi air matanya ngalir sampai ke pipi dan dia bilang: “Aduh kok gue nangis sih”…. Dia tahu nggak ya kalau saya juga nahan nangis #terharu #IamProudToBeIndonesian

Terlalu manis untuk dilupakan….

I miss you but I hate you, my girl…

Ku tak bisa, jauh, jauh, darimu…

Lanjut ke lagu mereka Virus: Aku gak mau menjadi setan yang menakutimu. Aku gak mau menjadi Iblis yang menyesatkanmu…

Nggak ketinggalan ngedangdut bareng “Pandangan pertama awal aku berjumpa…..”, lanjut, goyang terus…

Satu jam lebih Slank manggung membawakan lagu-lagu mereka. Full team! Kaka, Bimbim, Ivanka, Ridho, dan Abdee. Satu lagu mereka diciptakan untuk rekan-rekan BMI yang berjuang mencari nafkah: Di Negeri Orang, demi kesejahteraan keluarga mereka.

Aku di negeri orang merantau tuk mencari uang

Ku di seberang lautan walaupun berat masih ku bertahan

Yakin cinta kita takkan tergoyahkan…

Sekali lagi terharu…

Percaya nggak percaya, di konser ini kita juga sempat melihat pesan dari Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo untuk penonton Slank yang disampaikan melalui video. Keren!

Nonton konser band Indonesia di luar Indonesia secara nggak langsung meningkatkan nasionalisme kebangsaan, menurut saya lho… Gimana nggak bangga, band Indonesia manggung di luar negeri berarti mereka top banget dan fans-nya menyebar di seluruh dunia. Sebagai sesama WNI ikut bangga dong! Apalagi waktu semua penonton nyanyi bareng sama Slank: Garuda Pancasila, akulah pendukungmu. Patriot proklamasi, sedia berkorban untukmu. Pancasila dasar negara. Rakyat adil makmur sentosa. Pribadi bangsaku. Ayo maju-maju. Ayo maju-maju. Ayo maju…maju…

 

Salam dari Hong Kong,

Veve

http://vdanv.wordpress.com