#36 Piyoh ke Piyoh

 

Surat Indah untuk Adityayoga Gardjito, Desainer, Dosen, sahabat, di Jakarta

 

Sabang, 22 Juni 2011

Aku sudah mendapatkan sertifikat Kilometer Nol Sabang. Sejak dua tahun lalu, setiap orang yang berkunjung ke Tugu Kilometer Nol Sabang bisa mendapatkan selembar sertifikat sebagai bukti pernah datang ke titik terujung barat Indonesia ini.

Dan seperti saranmu, aku juga sudah menikmati keindahan alam dan pesona bawah lautnya dengan ber-snorkeling di seputar Pulau Rubiah. Aku dan Ikyu asyik berenang seharian sampai-sampai sekarang kulit kami tampak semakin gelap.

Sempatkah kamu mampir ke Piyoh? Piyoh, yang dalam bahasa Aceh berarti mampir ini adalah tempat menjual aneka suvenir khas Sabang hasil kreasi seorang anak muda Sabang bernama Hijrah. Dia sadar betul, banyak wisatawan yang mencari oleh-oleh untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari Sabang. Hal itulah yang mendorongnya untuk mendirikan Piyoh Design.

Pemuda dengan nama lengkap Muhammad Hijrah Saputra ini adalah lulusan Universitas Brawijaya, Malang. Setelah lulus sebetulnya ia bisa saja berkarir di kota besar di Jawa seperti Surabaya atau Jakarta, tapi ia memilih untuk pulang ke Sabang dan berkarya di kampung halamannya sambil mempromosikan pariwisata dan potensi yang dimiliki Nanggroe Aceh Darussalam. Senang bisa bertemu dengan orang muda kreatif seperti Hijrah.

 

Indah