Bobo, kelinci yang panjang umur

Majalah apa yang menemani saat Anda kecil dulu?

Tentu saja tergantung zamannya ya. Saat anak-anak, saya banyak ditemani majalah Kuncung, Bobo, Ananda, dan Tomtom. Dari beberapa majalah itu kedekatan saya dengan majalah Bobo boleh dibilang lebih dibanding majalah lainnya.

Dari majalah Bobo saya belajar membaca, mulai dari tertatih-tatih hingga lancar, dari majalah Bobo saya bisa belajar menyambung titik-titik hingga membentuk sebuah gambar, mewarnai, hingga membedakan beberapa gambar yang serupa tapi tak sama. Bisa dibilang majalah itu adalah teman sekaligus guru yang menemani saya belajar di luar kelas.

Membaca kembali lembar-lembar lama majalah itu membuat saya senyum-senyum sendiri, ingat saat setiap minggu menunggu loper koran datang membawa majalah Bobo edisi terbaru yang selalu membuat hati merasa senang.

Sampai hari ini Bobo masih hidup dan berjaya, entah berapa persis jumlah oplagnya, tapi majalah yang mulanya berasal dari Negeri Belanda ini termasuk hebat dalam mengarungi waktu dalam menemani anak-anak Indonesia. Banyak majalah seangkatannya yang saat ini tinggal nama dan tercatat sudah jadi sejarah saja.

Adaptasi dari majalah aslinya berjalan lumayan halus, berhasil masuk dan mengisi selera pembacanya di Indonesia. Banyak cerita penuh muatan budi pekerti yang sangat penting untuk perkembangan mental anak-anak.

Paman Kikuk yang selalu ditemani keponakannya, Husin dan anjingnya, Asta. Ratu Bidadari, Oki, dan Nirmala dari Negeri Dongeng. Bona dan Rongrong, Keluarga Bobo yang selalu riang gembira, serta Juwita dan si Sirik adalah ramuan yang selalu menarik dan senantiasa saya tunggu-tunggu. Belum lagi rubrik Sahabat Pena yang membuat kegiatan surat menyurat sempat ngtrend saat itu.

Betapa beruntung dan bersyukurnya saya, semasa kecil bisa ditemani majalah Bobo, tanpa majalah itu, betapa sepinya masa anak-anak dulu, Hehehe.

Saya coba iseng ngecek, berapa harga majalah Bobo hari ini, ternyata sudah Rp 11.000 per eksemplar. Harga majalah Bobo saat terbit pertama di Indonesia adalah Rp 35,- alias sudah naik lebih dari 300 kali lipatnya!

Anda punya pengalaman yang sama dengan saya?