Warga Indonesia di Alaska

Ada surat datang, gembira hati tak terkira, apalagi surat itu datang dari tempat yang sangat jauuuh, dari Alaska. Atas izin pengirimnya, Amalia Hakim (teman lama kami) yang sekarang tinggal di sana, surat ini boleh dijadikan surat terbuka. Silakan baca jika Anda ingin merasakan juga betapa indah dan dinginnya Alaska :)

Amalia dan putrinya, Akhira

 

Dear Keluarga Esepe,

Kapan dong berlibur ke Alaska? Tak terasa waktu berjalan, tahun ini tahun kelima kami sekeluarga menetap di Anchorage. Kota terbesar di Selatan Negara bagian Alaska. Banyak teman-teman yang tanya, “katanya tinggal di Amerika? Kok Alaska?” Lah, Alaska adalah Negara Bagian ke 49 dari 50 negara bagian di Amerika Serikat, negara bagian terakhir atau yang ke lima puluh adalah Hawaii.

Pengen banget didatangin keluarga Esepe dan teman-teman lainnya. Siapa tau abis baca surat ini kalian jadi lebih minat berkunjung ke Alaska ya? Aamiin.

Dimana sih Alaska? Lokasinya diantara Canada dan Rusia, posisinya di paling atas benua Amerika. Kalau saya seringnya bilang “Gak jauh dari Kutub Utara” (for real) . Kalau secara sejarah Alaska awalnya teritorialnya Rusia yang dijual ke Amerika di tahun 1867, harganya 2 cents dollar Amerika per satu acre nya waktu itu ( 1 acre = 4046.9 meter persegi). Murah bangeet kan?

Rusia sekarang pastinya nyesel banget telah menjual Alaska. Kekayaan alam Alaska yang luar biasa seperti minyak, gas, emas, bahkan hasil laut serta keindahan alamnya sangat berkontribusi besar bagi pendapatan Amerika.

Mau berbagi cerita tentang Alaska lebih spesifik tentang berbagai musim yang kami lalui, dengan berbagai snapshots dari camera handphone saya, semoga kalian jadi makin pengen datang kesana.

Sekarang Alaska tengah musim gugur yang biasanya berlangsung sangaat singkat. Musim gugur Alaska, biasanya berlangsung mulai September sampai akhir bulan Oktober. Terlihat indah saat semua dedaunan menguning bersamaan. Waktu siang & waktu malam di musim gugur hampir sama dengan Indonesia, saya menyebutnya waktu perbandingan normal :

Musim yang identik dengan Alaska adalah musim dingin, ini merupakan musim terlama.  “Night Time” atau waktu malam menjadi jauh lebih panjang dibanding waktu siang. Matahari baru terbit sekitar pukul 10.30 pagi, mulai terbenam kembali pukul 16.00. Anak-anak pergi ke sekolah masih dalam keadaan gelap gulita. Tapi aktifitas berjalan seperti biasa. Saat Salju turun adalah saat favorit selama musim dingin. Kami menyebutnya : “Hangat!” Suhu saat itu adalah 30’F atau NOL derajat Celcius. Setiap tahun memiliki musim dingin yang berbeda, kadang lebih dingin dengan salju turut sedikit tapi waktu musim dingin lebih lama. Dua tahun silam, kapasitas salju yang turun luar biasa banyak, tapi menjadi lebih hangat dan lebih singkat selesainya.  FUN is always there!! Kegiatan di saat musim dingin seperi ski, sledding from the hill, atau sekedar jalan-jalan juga sangat mengasyikan.

Musim favourite kami di Alaska adalah musim panas. Its a PARTY time!!  Musim itu bertepatan dengan masa libur anak-sekolah, hingga kami bisa banyak menghabiskan waku bermain di “outdoor playground”. Musim panas berlangsung sekitar 3 bulan saja, tapi masa ini mampu menggerakkan perekonomian, khususnya sektor pariwisata. Alaska menjadi tempat paling favourit saat musim panas ini. Turis dari berbagai penjuru dunia banyak berdatangan, menikmati keindahan alam; cruising, hiking, camping dan fishing Wild Alaskan Red Salmon, menjadi kegiatan yang banyak diminati. Kota kami mendadak sangaat ramai dan sibuk.

Suhu paling panas saat Summer time di Anchorage tidak akan melewati angka 75 derajat Fahrenheit atau 24 derajat Celcius. Paling menarik menurut saya adalah Day time atau siang hari yang sangaaat panjang. Bahkan ada satu hari di musim panas di mana matahari bersinar selama 24 jam!!!. Saya sempat memotret saat jam 22.00  di musim panas seperti ini kondisinya: Lake Cheney, Anchorage AK, juga beberapa keindahan alam Alaska serta Fun times saat musim panas.

Sudah beberapa tahun belakangan, bulan puasa bertepatan dengan musim panas. Berdasarkan waktu lokal, matahari mulai terbenam pukul 23.45 dan waktu Subuh mulai 04.30. Total puasa berdasarkan waktu lokal adalah sekitar 20 jam!! Alhamdulillaah, so far so good. We can make it.

Sekarang ini makin banyak keluarga Indonesia yang tinggal di Alaska lhoo… Hari Raya, Perayaan 17 Agustusan dan Hari nasional lainnya jadi terasa lebih seru dan meriah.

 

Ayoo doong, “dolan” ke Alaska…. the heaven on earth; Alaska!

 

Ditunggu yaaaa…!!

Salaam,

Amalia Hakim