Belaian haiyan, menghancurkan. Bantuan Anda, meringankan.

Filipina artikel 26 Nov (1 of 1)

Daya sapu topan haiyan yang oleh beberapa orang juga disebut sebagai badai Yolanda masuk dalam kategori Supertyphoon, kibasannya berkecepatan 314 km/jam, di atas badai Megi (290 km/jam) yang merenggut 71 orang tewas di tahun 2010, maupun badai Zeb (290 km/jam) yang mencabut 99 nyawa manusia di Filipina tahun 1998.

Dalam catatan lain, Hurricane Katrina yang terjadi di Amerika tahun 2005 (201km/jam) mengakibatkan kematian 1.833 orang. Superstorm Sandy tahun 2012 kecepatan angginnya 129km/jam mencabut 234 nyawa manusia.

Filipina artikel 26 Nov -2

Belum diketahui persis jumlah korban “belaian” mematikan topan haiyan ini. Berapa pun jumlahnya, adalah kewajiban kita sesama manusia untuk saling tolong menolong.
Filipina membutuhkan bantuan kita, bantuan Anda semua.

Upaya untuk membantu meringankan penderitaan rakyat Filipina yang sedang terlanda topan haiyan melalui pembuatan tas belacu/totebag Mahal ng Indonesia ang Pilipinas” atau “Cinta Indonesia untuk Filipina” kami mulai 2 minggu yang lalu.


Mulai dari pencarian kalimat, penterjemahan, pemilihan font, mendesain, membuat film, mengafdruk berjalan seiring dengan pencarian kain, pemotongan, menjahit, mencuci (karena kain belacu mengandung kanji) hingga kemudian penyablonan, pengepresan dan yang terakhir pengepakan/pengikatan… hingga kemudian sampai di tangan donatur adalah proses panjang dan melelahkan.


Hampir selama 2 minggu ini kami kurang tidur, menyablon tas belacu itu dalam 2 warna bolak-balik  (4 kali naik cetak) yang membutuhkan waktu kering lumayan lama ini membuat waktu pengerjaan hingga tengah malam, bangun jam 05.00 pagi untuk kemudian mempres tas agar bisa rapi dan mudah dilipat.

Rasa lelah memang terasa, apalagi di usia kami yang sudah tidak terlalu muda ini, tapi setiap kali mendengar/membaca berita tentang kondisi mereka yang sedang terkena bencana di Filipina ini, tenaga seolah muncul kembali, usaha meringankan penderitaan mereka harus dilanjutkan.

Rasa lelah itu semakin terobati manakala banyak teman yang bersedia dan sudi membantu, menyumbang dengan membeli tas belacu ini. Hingga Selasa sudah terbeli hampir 500 tas belacu “Mahal  ng Indonesia ang Pilipinas”.

Masih ada yang ingin membantu meringankan penderitaan saudara-saudara kita itu?

Solidaritas antar manusia akan menembus batas negara.

“Ikinalulungkot ng mga Indonesians ang kalamidad na nangyari sa Pilipinas” ( Rakyat Indonesia turut prihatin atas bencana yang menimpa Filipina)

Salam,